If you can't be a poet,, be a poem,,

27 Mei, 2009

Heroin bernama FACEBOOK (?)

Diarsipkan di bawah: ATTENTION ! — humaiRA Marby @ 20:10
Tags: , , , , , , ,

Bermula dari keresahan ulama pondok pesantren sejawa-madura mengenai pertemanan special berlebihan yang terjalin di facebook, yang kemudian tertuang pada pernyataan fatwa haram facebook menuai kontroversi. Yah sebenarnya kalo namanya “hubungan special” lawan jenis yang bukan mahrom (apalagi mahrom) diharamkan dalam Islam, apapun media perantaranya. Memang bener juga, mungkin tergantung siapa penggunanya. Tapi pada kenyataan yang saya lihat, orang yang sudah mengerti makna pentingnya waktu pun masih bisa kecanduan facebook.

Bagi saya bukan masalah pertemanan special saja yang perlu diperhatikan, yang terpenting adalah waktu yang terbuang, ada manfaatnya atau tidak. Ragam hal yang dijadikan alasan untuk menjadi anggota facebook. Nambah temen, nambah kenalan baru, cari kecengan, ketemu teman lama, kampanye, sampai yang alasannya untuk dakwah. Sempet juga awal tahun lalu buka facebook, tapi sejak tau siapa-pemilik-dan-tujuan-pembuatannya, ah males, ga’ mau nambah2 lagi made in yahudi. Udah ngira, pasti ujung2nya mirip friendster dulu. Jaman2 SMA, efek friendster nih beda tipis sama facebook. Abis pulang sekolah wajib hukumnya ke warnet buka friendster. Jadi candu dikalangan pelajar dan mahasiswa.

Dan sekarang era nya facebook. Efeknya udah mirip narkoba. Sempet kemarin bahas ini sama temen yang punya facebook, baginya kalo ga’ buka facebook sehari rasanya gimanaaaaaa gitu. Pokoknya wajibul kudu minimal sehari sekali buka facebook. Heroin globalisasi.

Belum lagi yang ngaku aktivis LDK. Alasannya untuk dakwah. Tapi jadinya sama aja seperti yang di atas. Ujung-ujungnya satu hari minimal mesti ada buka facebook. Sholat jadi ga’ tepat waktu. Abis sholat facebook lagi. Bukannya ngaji atau murajaah. Ini yang labelnya aktivis LDK, tapi ga’ jauh beda sama yang artis. Ga’ semua, tapi ga’ sedikit.

Kilas balik mengenai Protocol of Zion. Sebuah protokol yang dirancang oleh Bangsa Yahudi pada tahun 1773 yang didalangi oleh dinasti Rothschild di Frankurt. Aslinya Terdiri dari 25 butir, berisikan strategi gerakan zionisme internasional untuk menguasai dunia. Salah satu butirnya adalah menguasai pemuda dan menjadikan mereka sebagai budak-budak konsiprasi dengan jalan penyebarluasan dekadensi moral dan paham yang menyesatkan.

Strategi mereka mulai menunjukkan hasil. Kesenangan-kesenangan hasil kreasi mereka berhasil melenakan pemuda pemudi Islam dari amanah-amanahnya. Padahal yang paling ditakuti mereka adalah keistiqamahan ibadah dan tarbiyah kita. Ingat Israel? Salah satu yang ditakuti Israel dari HAMAS adalah tarbiyah anggota HAMAS yang tersistem dengan baik, sangat baik.

Mudah-mudahan aja anggota HAMAS ga’ ada yang jadi anggota facebook. Kalo ada, BAHAYA KUADRAT! Ya bayangin aja, situs ini bisa menghubungkan orang-orang yang satu kampung, satu sekolah, yang sudah tidak bertemu dan terhubung sekian lama. Identitas, siapa kita, siapa teman kita, bagian dari apa kita, mudah dikelompokkan dan bisa terlacak di facebook. Data pribadi kita ada di mereka, complete!

Kita para pemuda Islam baiknya segera sadar. Kesenangan-kesenangan made by yahudi tidak lain hanya satu, ingin melenakan pemuda Islam dengan dunia hingga kita lupa dengan kewajiban, apalagi yang sunnah. Jika sudah begitu, semakin gampang lah Islam dihancurkan. Boleh saja balik menjadikan senjata yang mereka buat sebagai senjata kita. Tapi jangan malah jadi terjebak. Dan kebanyakan malah jadi terjebak.

“Sebagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran,,,,,,,,,”, (Al-Baqarah : 109)

” Kamu akan mengikuti perilaku orang-orang sebelum kamu (orang-orang Yahudi dan Nasrani), sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke lubang biawak pun kamu ikut memasukinya.“ (HR.Bukhari).

Allahua’lam bish showab. Selalu dalam rangka perbaikan diri…

& Komentar »

  1. aq suka pikiran qm ra….

    Komentar oleh andi... — 27 Mei, 2009 @ 20:10

  2. bismillah

    masyaallah….gitu ya ternyata…

    kita semuwa tau, bahwa tinggal peribadi masing-masing pemakainya ajha yang perlu mawas diri, liat waktu…

    dan yang terpenting adalah, ngatur waktu, juga jangan jadikan sebagai kewajiban bin dosa klo ga FACEBOOK-an, toh ada yang lebih manfaat dari itu…
    iya khan…., ehe kemaren abis bikin FB pulak, tapi ga diisi apa-apa, hanya coba-coba, kerana ada salah satu sodara seIslam yang pingin pelajari itu….

    walhamdulillah, syukron dah bagi mesej…kak Ira.

    Komentar oleh dik uvi @solo — 27 Mei, 2009 @ 20:10

  3. NB: ini salah satu jejaring sosial buatan yahudi juga yak…

    so, aku kembalikan ke masing-masing…

    Komentar oleh dik uvi @solo — 27 Mei, 2009 @ 20:10

  4. Betul…Betul…Betul… :-)

    Komentar oleh putra purnama — 27 Mei, 2009 @ 20:10

  5. facebook itu apaan ya kak..???
    tetep milih jd blogger kok…
    hehehe…

    Komentar oleh soegie — 30 Mei, 2009 @ 20:10

  6. sempat mau buat artikel haram FACEBOOK but ada yang ingetin temen2 kammi banten

    “yang halal itu halal, yang haram itu haram, diantaranya ada syubhat. jangan pernah sekali-kali mengatakan halal dan haram.selagi Allah memutuskannya
    jangan menjadi seperti bangsa israel menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal, nanti kita disebut bangsa keturunan kera dan babi, MAU??

    trs fatwa MUI juga “http://blog.tokoislam.info/mui-facebook-tidak-haram”

    ya jadi nya konsisten aja ama diri sendiri buat mengurangi/tidak bertambah memakai produk yahudi

    Komentar oleh citraputra — 31 Mei, 2009 @ 20:10

  7. Wah bener juga ira sering sering ya ingetin

    Komentar oleh wiwid — 31 Mei, 2009 @ 20:10

  8. Jika Forum Musawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) dan MUI Kediri mengharamkan berintreraksi melalui situs jejaring pertemanan seperti Facebook dan Friendster, tidak demikian dengan Muhammadiyah dan NU yang justru menganjurkan masyarakat untuk menggunakannya. Dengan catatan, “asalkan digunakan sebaik mungkin dan secara benar”.

    facebook merupakan berkah dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi bisa menjadi wajib hukumnya, jika membawa kemaslahatan umat.

    Jadi di sini bukan masalah halal atau haram. Facebook bisa berubah menjadi haram jika digunakan untuk suatu kejahatan. Halal atau haram itu tergantung pemanfaatannya.

    Jadi secara umum, teknologi adalah sarana yang diperbolehkan untuk menggunakan dan mengembangkannya dalam Islam. Penggunaan teknologi bukanlah bid’ah, jadi keharamannya adalah apabila terdapat penyalahgunaan (untuk tujuan bermaksiat).

    Putra Purnama
    http://putrapurnama.wordpress.com/

    Komentar oleh putra purnama — 2 Juni, 2009 @ 20:10

  9. wow bagus bgt blognya……

    keren2 dah…..

    buatan sendiri..apa ada yang buatin seperti kuliah dulu,he8x

    Komentar oleh citraputra — 4 Juni, 2009 @ 20:10

  10. **FACEBOOK TIDAK HARAM**

    Jika Forum Musawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) dan MUI Kediri mengharamkan berintreraksi melalui situs jejaring pertemanan seperti Facebook dan Friendster, tidak demikian dengan Muhammadiyah dan NU yang justru menganjurkan masyarakat untuk menggunakannya. Dengan catatan, “asalkan digunakan sebaik mungkin dan secara benar”.

    facebook merupakan berkah dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi bisa menjadi wajib hukumnya, jika membawa kemaslahatan umat.

    Jadi di sini bukan masalah halal atau haram. Facebook bisa berubah menjadi haram jika digunakan untuk suatu kejahatan. Halal atau haram itu tergantung pemanfaatannya.

    Jadi secara umum, teknologi adalah sarana yang diperbolehkan untuk menggunakan dan mengembangkannya dalam Islam. Penggunaan teknologi bukanlah bid’ah, jadi keharamannya adalah apabila terdapat penyalahgunaan (untuk tujuan bermaksiat).

    Putra Purnama
    http://putrapurnama.wordpress.com

    Komentar oleh putra purnama — 6 Juni, 2009 @ 20:10

  11. @ citraputra :
    antum klik dashbor
    trus klik theme
    tinggal pilih theme mana yg dsuka, trus activate
    ana pake theme “spring loaded”
    ga perlu minta buatin org lain
    lbh gampang d wordpress

    Komentar oleh humaiRA — 8 Juni, 2009 @ 20:10

  12. Duh klo menurut aku si lebih setuju pendapat Putra Purnama diatas.
    klo emang facebook bikinan yahudi,apa yang make facebook termasuk yahudi??
    coba berfikir terbuka,klo emang make barang yahudi=kita jadi yahudi.
    internet yang ciptain orang mana??bukannya militer amerika pertama x nya??
    tapi pemanfaatan internet??bisa untuk belajar,cari informasi,cari berita,bahkan bisa untuk silaturahim dan berdakwah.
    misalnya motor atau mobil,berarti haram juga??klo haram karena motor atau mobil dibuat untuk kejahatan(merampok,mencuri,dll) saya setuju,tapi klo kendaraan tersebut digunakan untuk menuju tabligh akbar,silaturahim ke saudara apakah juga haram??
    masalah penggunaannya gimana tergantung individu masing2,
    hal yang dicontohkan diatas(kecanduan buka facebook dan melupakan solat) itu merupakan kesalahan dari individu itu sendiri.

    Komentar oleh Probo — 21 Juni, 2009 @ 20:10

  13. @ probo :
    sebenarny ga ad yg bilang pake facebook atw made in yahudi lainnya akan mnjadikan qta org yahudi jg
    yg perlu dipahami, jika qta memakai produk mereka, ntah sadar atw tidak, qta jg telah turut menyumbang dana untuk Israel, apa yg tidak utk kepentingan Israel, bahkan 20% keuntungan coca-cola saja untuk Israel
    tanpa melalui facebook pun qta tetap bisa silahturrahim, buktinya, anda dan saya ternyata bisa bertemu tanpa melalui facebook (walo ketemu nya juga krn perbedaan pendapat qta mengenai masalah ini)
    jika kita tidak bisa meniadakan sama sekali kebutuhan qta terhadap barang2 atau jasa buatan yahudi, setidaknya qta bisa meminimalisir pemakaiannya, bukan menambah2,,

    baca ini juga :
    http://humairamarby.wordpress.com/2009/06/15/facebook-dulu-ditendang-kini-disayang-propaganda-membenci-ulama/

    dan baca ini juga :
    http://satrion.wordpress.com/2009/02/16/tidak-lagi-ber-facebook-ria/

    facebook memiliki semua data yang kita unggah ke layanan mereka selamanya, Artinya facebook dapat menggunakan foto anda yang sedang tersenyum manis untuk iklan mereka tanpa membayar anda, atau menjual foto tersebut karena memiliki hak, sebelumnya facebook juga mengundang banyak tentangan mengenai gagasan mereka untuk menguangkan data penggunanya, belum lagi berita Pendiri Facebook mencuri ide teman kuliah nya,,

    Komentar oleh humaiRA Marby — 22 Juni, 2009 @ 20:10

  14. assalamu’alaikum ukthi.
    jazakallah khair atas artikelnya,
    facebook mmg sarana yang disalahgunakan kebanyakan orang untuk ber-cyber khalwat/ikthilat. dengan memiliki account di facebook, pengguna secara tidak langsung memberi keuntungan materi bagi pemilik saham facebook.

    Komentar oleh aburiihun — 27 Juni, 2009 @ 20:10


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.