If you can't be a poet,, be a poem,,

18 April, 2009

DAKWAH INI JALAN PANJANG

Diarsipkan di bawah: Renungan — humaiRA Marby @ 20:10

Mulanya kalimat ini “Dakwah ini jalan panjang”, menjadi semacam kata penyembuh sakti di antara kammi semua jika menghadapi masalah. Namun baru2 ini saya sadar, betapa dalam makna dari kalimat ini. Dakwah ini memang jalan panjang, penuh onak dan duri. Jangan pernah berharap ketika memilih bergerak di jalan ini akan diberi karpet merah dan ditaburi bunga.

Setelah cacian2 yg saya terima dikarenakan salah satu tulisan saya setahun yg lalu dan ketika saya menulis tulisan ini, saya mencoba memikirkan setiap cacian yg mereka kirim. Dan ternyata membuat saya bertambah kuat. Ya, saya mesti kuat! Dengan status sebagai perantau di negeri orang, tidak ada orangtua, tidak ada teman seperjuangan seperti dulu, justru menempa saya menjadi lebih tegar. Mungkin ini cara-Nya untuk meneguhkan langkah saya, menempa diri saya untuk menjadi lebih kuat, menegur saya agar meningkatkan kualitas ibadah saya yg sempat kedodoran, maka saya tak mau menyia-nyiakannya. Walau sempat juga bertanya2, “seberapa kuat saya?”. Dan terjawab, saya harus kuat. Karena saya sendiri yang memilih bergerak di jalan ini. Bukankah Allah tidak membebani hamba-Nya diluar kemampuannya.

Dan jika dibandingkan dengan mereka yg berjuang terlebih dahulu. Cobaan saya mungkin belum seberapa. Mereka harus mengorbankan waktu dgn keluarga, harta, tenaga, bahkan nyawa. Dan saya? Terlalu beruntung untuk mengeluh dgn segala nikmat yg sudah diberi oleh Allah. Ga’ sedih? Ya tetap sedih. Kan manusia. Sendiri di negeri orang jelas menjadikan masalah yg datang lebih terasa. Namun, segala masalah harus memacu saya untuk menjadi lebih dewasa. Saya harus berusaha. Innallaha ma’ana,,

(selalu dalam rangka perbaikan diri)

& Komentar »

  1. tetap semangat ukhti dalam mengatakan kebenaran

    Komentar oleh Mahasiswa Untuk bangsa — 18 April, 2009 @ 20:10

  2. assalamualaikum wr wb.

    ALLAHU AKBAR!!!!!!!!!!!

    Komentar oleh JABRIG — 18 April, 2009 @ 20:10

  3. Wah, bener tuh mbak!!!, di tempat saya aja yang lumbung suara PKS (ada caleg PKS) masih berani dideketin ama Caleg lain!!!!!!!!!(Untung masih menang telak). Tapi, parahnya mereka pada menggunakan sistem money polityc yang membagi-bagikan uang pada pagi – pagi banget (serangan fajar) pada detik – detik terakhir sebelum pencontrengan!!!!!!!!!

    Komentar oleh Ibnu — 21 April, 2009 @ 20:10

  4. assalamu’alaikum wr wb

    ya… dakwah ini adalah jalan panjang yang hanya mengenal START tanpa ada kata FINISH. sebuah perjalanan yang hanya mengenalkata MEMULAI tanpa ada kata MENGAKHIRI.

    Komentar oleh FAHMY — 2 Mei, 2009 @ 20:10

  5. >> Persembahan <<
    Album : Berderap di Jalan yang Panjang
    Munsyid : Izzatul Islam

    intro
    Alloohu akbar, Alloohu akbar
    Alloohu akbar, Alloohu akbar
    Alloohu akbar, Alloohu akbar

    *
    Jalan ini jalan panjang, penuh aral nan melintang
    Namun jua kau lalui tuk Ilahi.. (tuk Ilahi..)
    Walaupun rasa terdera, raga berpeluh terluka
    Langkah tak surut berpacu tuk syahid jannah dituju

    Bertahanlah.. (bertahanlah..), istiqomah (istiqomah..)
    Bertahanlah.. (sirnakan keraguan..), istiqomah.. (lenyapkan kegamangan..)
    Bersabar dalam berjuang dan tetapkan keyakinan
    (Bersabar dalam berjuang dan tetapkan keyakinan)
    Keadilan pasti.. (pasti.. pasti..)

    back to *

    **
    Masa lalu gelap terkenang
    Tembus dengan kedzoliman
    Cahya terang keadilan
    Menyinari hati

    back to **

    Alloohu akbar, Alloohu akbar
    Alloohu akbar, Alloohu akbar
    Alloohu akbar, Alloohu akbar
    ***
    http://rapidshare.com/files/145663529/01_Persembahan.mp3.html

    Komentar oleh hidden_lion — 1 Juli, 2009 @ 20:10

  6. Suci Sekeping Hati
    Album : Kembara Cinta
    Munsyid : Saujana
    http://liriknasyid.com

    Sekeping hati dibawa berlari
    Jauh melalui jalanan sepi
    Jalan kebenaran indah terbentang
    Di depan matamu para pejuang

    Tapi jalan kebenaran
    Tak akan selamanya sunyi
    Ada ujian yang datang melanda
    Ada perangkap menunggu mangsa

    Akan kuatkah kaki yang melangkah
    Bila disapa duri yang menanti
    Akan kaburkah mata yang meratap
    Pada debu yang pasti ‘kan hinggap

    Mengharap senang dalam berjuang
    Bagai merindu rembulan di tengah siang
    Jalannya tak seindah sentuhan mata
    PANGKALNYA JAUH, UJUNGNYA BELUM TIBA..
    ***
    http://www.4shared.com/file/33829067/cd3833a9/04_SAUJANA_-_Suci_Sekeping_Hati.html?s=1

    Komentar oleh hidden_lion — 1 Juli, 2009 @ 20:10


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.